Pengertian Masyarakat dalam Berbagai Sudut Pandang

Posted on
pengertian masyarakat, pengertian masyarakat secara umum, pengertian masyarakat menurut para ahli, pengertian masyarakat dalam sosiologi, ciri ciri masyarakat, pengertian masyarakat pdf, unsur unsur masyarakat, contoh masyarakat, makalah masyarakat.
Contoh Masyarakat

Pengertian Masyarakat dalam kamus bahasa Indonesia adalah segolongan orang yang hidup bersama di tempat atau wilayah yang memiliki ikatan aturan tertentu atau sekumpulan orang-orang yang memiliki kesamaan tertentu.

Kata “masyarakat” sering pula diasosiasikan dengan kata society yang akar katanya berasal dari bahasa latin yaitu societas. Societas memiliki arti “hubungan persahabatan sesama manusia”. Societas merupakan turunan kata socius yang artinya teman, society sendiri erat kaitannya dengan kata sosial. Kata societ secara implisit mempunyai makna bahwa tiap anggotanya memiliki kepentingan dan perhatian yang sama untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Seorang tokoh sosiolog bernama Talcott Parson, memberikan definisi serta kriteria masyarakat yang meliputi sistem sosial dimana sistem ini bisa melebihi masa hidup tiap manusia normal dan melahirkan anggota baru dengan cara reproduksi biologis kemudian sistem tersebut disosialisasikan kepada generasi selanjutnya (Sunarto, 1996 : 56).

Definisi lain tentang masyarakat menurut Ramdani (2007 : 74) bahwa masyarakat sebagai kelompok manusia yang bekerja sama dan telah hidup cukup lama sehingga mereka menganggap dirinya sebagai satu kesatuan sosial serta dapat mengatur diri mereka sendiri.

Pengertian Masyarakat dalam Arti Komunitas

Selain society, masyarakat diartikan pula dengan “community”, berasal dari kommunitat berakar dari comunete atau comman yang dalam bahasa yunani artinya “persahabatan”. Aristoteles mengatakan secara implisit arti kata tersebut, yaitu manusia yang hidup bersama dalam masyarakat karena menikmati ikatan saling bekerja sama, yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan dasar serta menemukan makna kehidupan.

Hillery dan lewis mencoba mengusulkan beberapa komponen dalam memahami konsep masyarakat sebagai komunitas. Komunitas mesti melibatkan manusia, wilayah, tempat tinggal serta elemen-elemen pembangunan masyarakat. Namun, banyak yang tidak menambahkan wilayah, tanah, atau batas wilayah dalam definisi komunitas.

Berbeda dengan Hillery dan Lewis, Wilkinson berpandangan bahwa komunitas merupakan sekumpulan manusia yang hidup dalam satu ekologi di satu tempat namun memiliki batas wilayah yang bias. Menurut beliau batasan tidak relevan jika dijadikan rujukan salah satu karakteristik utama sebuah komunitas atau masyarakat.

Thomas Hobber dalam Roesmidi (2006 : 9) memandang bahwa komunitas merupakan sebuah proses alamiah dimana orang-orang hidup bersama untuk memaksimalkan kepentingan mereka, Hobber berpendapat bahwa kepentingan sendiri dapat pula diwakilkan dalam kelompok.

Menurut Talizi dalam Roesmidi (2006 : 6) komunitas mempunyai dua arti penting: (1) Komunitas sebagai kelompok sosial yang bertempat di lokasi tertentu, mempunyai sejarah dan kebudayaan yang sama; (2) Komunitas sebagai pemukiman yang terkecil (kelurahan atau desa) di atasnya adakota kecil (kecamatan), dan di atas kota kecil ada kota besar (kabupaten atau kota).

Unsur-Unsur Masyarakat dalam Konteks Komunitas

Pendapat lainnya menjelaskan bahwa komunitas diidentikan sebagai penduduk pemukiman kecil, yang bersifat mandiri (self contained) dan berbeda satu dengan lainnya. Berikut unsur-unsur masyarakat dalam konteks komunitas:

a. Kesadaran kelompok (group consciousness) yang kuat mesti ada dalam unsur komunitas atau masyarakat.

b. Biasanya dalam komunitas jumlahnya tidak terlalu besar sehingga saling mengenal antar pribadi tetapi juga tidak terlalu kecil tujuannya agar kepentingan bersama dapat terwujud secara efisien.

c. Komunitas memiliki sifat homogen contoh masyarakat sunda, masyarakat Jawa, dan lain lain.

d. Komunitas umumnya hidup mandiri (self sufficient).

Pengertian Masyarakat Menurut Ensiklopedia Indonesia

Menurut ensiklopedi Indonesia, istilah “masyarakat” setidaknya mengandung tiga pengertian :

a. Sama dengan gesellschaft, yakni bentuk tertentu kelompok sosial berdasarkan rasional, yang diterjemahkan sebagai masyarakat patembayan dalam bahasa Indonesia. Sementara kelompok sosial lain yang masih mendasarkan pada ikatan naluri kekeluargaan disebut gemain-scaft atau masyarakat paguyuban.

b. Merupakan keseluruhan “masyarakat manusia” meliputi seluruh kehidupan bersama. Istilah ini dihasilkan dari perkembangan ketergantungan manusia yang pada masa terakhir ini sangat dirasakan.

c. Menunjukan suatu tata kemasyarakatan tertentu dengan ciri sendiri (identitas) dan suatu autonomi (relative), seperti masyarakat barat, masyarakat primitive yang merupakan kelompok suku yang belum banyak berhubungan dengan dunia sekitarnya.

Ciri ciri Masyarakat dan Contoh Masyarakat

Serupa dengan pengertian masyarakat diatas Soerjono Soekanto (Soekanto, 2012 : 99) mengkelompokan ciri-ciri masyarakat menggunakan relasi antar manusia dengan alam ataupun relasi manusia dengan manusia lainnya serta nilai sosial yang berlaku. Berikut ciri-ciri masyarakat menurut Soekanto:

1) Menurut profesi, pekerjaan dan mata pencaharian, seperti masyarakat petani, nelayan, buruh, pedagang, dan lain-lain

2) Menurut lingkungan dimana manusia hidup seperti masyarakat hutan, pantai/pesisir.

3) Menurut tingkat ekonomi atau kepemilikan harta seperti masyarakat miskin, masyarakat menengah dan masyarakat kaya/mapan.

4) Menurut tingkat pendidikan contoh; masyarakat awam, masyarakat terpelajar, dan masyarakat Intelek atau terpelajar.

5) Menurut tata kelola pemukiman seperti masyarakat desa, masyarakat perkotaan, dan masyarakat metropolitan.

6) Menurut pergaulan agama seperti santri, ulama, dan lain-lain.

7) Menurut tingkat peradaban contoh masyarakat madani yang sebagai lawannya masyarakat jahiliah.

8) Menurut tingkat kehidupan sosial ekonomi contoh masyarakat maju, masyarakat tertinggal dan sebagainya.

9) Menurut jenis kelamin yaitu perempuan dengan laki-laki.

Masyarakat Islam (pengertian)

Masyarakat dalam pespektif Al-quran disebutkan dalam beberapa kata, yaitu qawm, ummah, syu’ub, dan qaba’il. Selain itu Al-Quran juga memperkenalkan sifat masyarakat dengan al-mustakbirun, al-mala, al-mustad’afin dan sebagainya.

Jika mengadopsi definisi dari Gillin & Gillin maka arti masyarakat Islam yaitu kelompok manusia yang memiliki tradisi, kebiasaan, perasaan dan sikap yang terikat satu sama lain karena kesamaan agama Islam.

Ali Syariati lebih menyukai kata ummah untuk mengganti kata masyarakat Islam, menurut beliau ummah adalah masyarakat yang berhijrah, yaitu sekelompok manusia yang bahu membahu bergerak maju menuju tujuan yang dicita-citakan.

Kata ummah sendiri jika ditelusuri mempunyai makna yang intinya persaudaraan Islam, atau persaudaraan seluruh masyarakat Muslim. Persaudaraan Islam bisa terjadi karena ummah memiliki kesamaan pandangan dunia (din), yang didasari oleh gagasan universal (tauhid) dan tujuan bersama untuk mencari keadilan (‘adl). Serta ilmu (‘ilm) untuk mempermudah usaha memenuhi amanah Tuhan (khilafah).

Sedikit berbeda dengan Syariati, Abdulah Nasheef menerjemahkan kata ummah dengan arti bangsa atau komunitas.

Sumber:

Buku Pengembangan Masyarakat Islam, Karya Agus Ahmad Safei dan Nanih Machendrawaty

file.upi.edu

Facebook Comments